Mutiaraku

Maafkan mutiaraku,
karena keegoisan akhirnya engkau terombang ambing,
karena nafsu akhirnya engkau merasakan getirnya gelombang kehidupan,
tidak ada upaya yang bisa dilakukan kembali,
hanya doa dan perbaikan ke depan untuk langkah kamu selanjutnya,
yang dapat mengiringi mutiaraku menerpa panasnya kehidupan,
hanya selembar kasih sayang yang akan terus kuat menempel dalam hati ini,
untuk mutiaraku agar engkau tetap kuat dan sabar ...

Mutiaraku ...
sabarlah atas cobaan yang harus engkau hadapi sekarang,
hilangnya masa-masa panutan yang harus engkau dapatkan,
hanya karena keegoisan dan nafsu belaka,
kesedihan ini akan tiada akhir,
tapi yakinlah akan selalu tetep menyayangi engkau,
akan selalu merindukan engkau,
seperti saat-saat engkau berada dalam pelukanku,
dalam tangis dan tawamu akan selalu terbayang ...

Mutiaraku ...
sedari ini engkau sudah harus merasakan perihnya kehidupan,
smoga engkau tetap menjadi orang-orang sabar, tawakal, dan tabah,
dalam hati ini, selalu dan abadi akan mendampingimu,
kemanapun engkau melangkah,
akan teriring selalu doa menyertai nafasmu,
agar engkau selalu semangat menjejaki masa depan panjangmu ...

Sekali lagi hanya kata maaf dari diri ini,
dan akan tetap terus mendampingimu,
walau dalam kondisi dan watu yang berbeda,
ingatlah selalu masa-masa indah kita,
bahwa kita tetaplah satu untuk selamanya ...

Mutiaraku ...
dari jauh dan dari kedalaman hati ini,
hanya engkaulah yang selalu ada dalam hidupku,
selamanyaaaa .....

0 comments:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites