Peluncuran Buku "Napak Tilas Perjuangan Dan Impian Piyu"

Tentang "Napak Tilas Perjuangan Dan Impian Piyu"



Akhirnya, Buku Piyu Padi yang bernama asli Satriyo Yudi Wahono (37) diluncurkan. Berlokasi di Hall Supermall Karawaci Tangerang, Buku "Napak Tilas Perjuangan dan Impian Piyu" diluncurkan. Bertema talkshow Piyu menceritakan sedikit alasan dan latar belakang dari peluncuran buku tersebut, Piyu berujar "Menulis buku ini terinspirasi dari orang-orang luar negeri gitu". Buku ini dirancang sejak tahun 2009 dan mulai serius ditulis pada tahun 2010 sehingga pada awal 2011 sudah siap dirilis, pada saat peluncuran ini merupakan buku "special edition" dengan hardcover, nanti selanjutnya akan dirilis juga buku dengan softcover. Edisi spesial ini diberi label harga sebesar Rp199.000,00 dengan discount 10% pada saat lounching kemarin dan tentunya diberi kesempatan untuk ditandatangani dan berfoto bareng langsung dengan penulisnya. Pada saat lounching kemarin pun bagi pembeli buku diberi bonus berupa poster Piyu.


Suasana Talkshow Peluncuran Buku Piyu Padi

Selanjutnya Piyu sedikit memberi gambaran tentang isi buku tersebut. Buku ini menurutnya campuran antara biografi dan kiat-kiat menjadi pemusik atau penyanyi. Sebelum kondang sebagai gitaris bersama band Padi, dia memasuki Jakarta dengan perjuangan keras, termasuk sempat menjadi tenaga cleaning service. Buku penuh warna setebal 160 halaman itu rencana semula akan diluncurkan Januari tapi akhirnya baru Februari 2011. Di antara rekan-rekannya di band Padi, Piyu memang dikenal paling rajin menyimpan berbagai dokumen menyangkut perjalanan dirinya dan kelompoknya. ”Saya kliping semua dan tertata rapi,” ujarnya. Bahkan, coretan-coretan di buku saat proses penciptaan sebuah lagu pun masih tersimpan rapi. ”Dulu saya pake buku agenda, belum laptop atau netbook seperti sekarang untuk mencatat semua,” ujar Piyu. Sebuah lagu tentunya melewati proses yang tidak mudah, Piyu menunjukkan di dalam bukunya bagaimana proses sebuah lagu yang penuh coret-coretan, tidak begitu saja jadi sebelum didiskusikan dengan rekan-rekan sebandnya.


Bertempat di Hall Supermall Karawaci Tangerang,
"Napak Tilas Perjuangan dan Impian Piyu" diluncurkan.


Selain itu, buku ini juga memberikan motivasi kepada semua orang, ”Buku ini antara lain mengajak semua agar jangan takut bermimpi,” ujarnya. Pada kesempatan peluncuran buku tersebut Piyu juga menjelaskan kenapa namanya berubah dan jadi beken dengan nama "Piyu". Sejak kecil iya selalu memiliki pandangan yang jauh ke depan, dalam setiap kesempatan Piyu kecil selalu menulis dan berujar kata "view" yang artinya pandangan, penglihatan ke depan. Dasar lidah "Indonesia" oleh rekan-rekan bermainnya sambil meledek ia dipanggil dengan "piyu" (maksudnya "view") dan nama panggilan ini akhirnya dibawa sampai dengan karier-kariernya di dunia musik Indonesia. Dalam buku ini juga tidak ketinggalan menceritakan tentang karier musik dan gitar-gitarnya yang selalu menemani berkarya dan bermusik.


With Piyu Padi

Biografi Singkat Piyu Padi

Lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 15 Juli 1973, Satrio Yudi Wahono, dikenal dengan nama Piyu, mulai bermain gitar di tahun-tahun awal remaja. Kemudian di Universitas Erlangga, di mana ia mengambil jurusan Ekonomi, Piyu membentuk band bernama PADI. Band ini kuliah ditandatangani oleh Sony Music pada tahun 1998. Karirnya sebagai seorang profesional Gitaris, Producer, Penulis Lagu mulai dengan komitmen penuh di band-nya, PADI. Debut album "Lain Dunia" memperoleh multi paltinum dengan penjualan melebihi 800.000 eksemplar. Hal ini kemudian dilanjutkan pada album kedua mereka "Sesuatu Yang Tertunda" yang melebihi ekspektasi semua orang dengan 2.000.000 keping. Pada tahun 2001, PADI telah menerima AMI Award (Indonesian Music Awards) di 13 nominasi dan memenangkan 8 kategori termasuk Best Album, Best Song, dan Best Recording Production. Belakangan tahun itu, band ini memenangkan penghargaan MTV ASIA sebagai Most Favorite Band award, yang merupakan benar-benar tonggak bergengsi yang membawa Piyu dan PADI ke arena Internasional.

Pada tahun 2003, kembali Piyu memproduksi album PADI yang ketiga "Save My Soul" dan memperoleh lebih banyak nominasi dan penghargaan. Album ini juga merupakan rekor multi-platinum. Pada tahun ini, Piyu sebagai produser mulai menulis lagu untuk artis rekaman lainnya, seperti Ari Lasso dan Iwan Fals, seorang vokalis pria legendaris Indonesia dengan jutaan penggemar fanatik. Sebagai produser dan penulis lagu, Piyu keinginan untuk berbuat lebih banyak, dan pada tahun 2004 ia sepenuhnya memproduksi dan menulis lagu untuk sebuah drama remaja Indonesia menampilkan film "Ungu Violet". Antara jadwal konser Piyu yang penuh, ia menghasilkan album keempat PADI yang "PADI" (Self Titled) pada tahun 2005, dan lagunya menerima penghargaan LAGU TERBAIK dari Music Award Indonesia (AMI). Sebagai gitaris, Piyu terus tampil dengan PADI atau sendirian sebagai gitaris bintang tamu. Dalam setahun, ia melakukan dalam setidaknya 100 konser, masing-masing konser dikemas dengan 20.000 - 50.000 fans di kota-kota di seluruh Indonesia .

Secara total, Piyu telah menulis mencapai penjualan lebih dari empat juta eksemplar dan sejak tahun 2006, Piyu sebagai penulis lagu ini diterbitkan di bawah Optimis Publishing, yang dikelola lebih dari empat juta kopi dan sejak tahun 2006, Piyu sebagai penulis lagu diterbitkan di bawah Optimis Penerbitan, yang dikelola lebih dari 600 lagu nya tersedia untuk album rekaman (band atau solo), soundtrack, dan iklan.


Piyu sebelum berkarir di Padi, juga pernah 'menggali bakat' lewat grup musik Crystal, Airo dan Rotor. Bahkan saat di Padi pun, dirinya pernah membintangi film layar lebar anak-anak bersama, Tina Toon, TINA TOON & LENONG BOCAH. juga menjadi manajemen sekaligus produser dari grup musik baru Drive Band.

Pria berambut gondrong ini, kemudian menikah dengan Anastasia Florin atau Flo pada 17 September 2005. Flo sendiri adalah anak dari Frans Limasnax, seorang pengusaha film Vision Interprima Pictures dan Horizon. Dari pernikahan mereka, dikaruniai anak perempuan, Anastasia Mikaela Satriyo yang lahir 4 September 2006.

0 comments:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites