Senandung Kerinduan

Terbawa kasih diantara rintihan binatang malam,

menggema sedepa pun tak dikira jaraknya,

mengantarkan serpihan hati yang sedang melayang,

bersama angin yang merambat perlahan ...



Seiring pancaran mentari membelah megantara,

terbit terbawa seberkas harapan tadi malam,

merah merona serpihan hati tak kunjung padam,

laksana jilatan mentari pagi nan sejuk ...

Mentari sudah mencapai tepi cakrawala,

menunduk dengan girangnya tanda sukaria,

dengan lembut membelai senja nan jingga,

serpihan hati yang telah terlena terbuai ...

Rintik hujan yang menghujam bumi,

ikut menyelimuti diri hingga sejuk terasa,

angin pun ikut bersahabat,

menemani saat-saat indah nan terbuai,...

Dalam dekapan malam tak ingin dilepas,

dan biarkan hinggap hingga mimpi melayang,

terus melayang menembus relung-relung asa,

syahdu ... hingga mentari tersenyum ...

Dan pagi pun menjelang membawa untaian kelembutannya,

menembus hati yang terdalam bersama denyut nadi dalam dada,

meneruskan hingga menggetarkan seluruh raga ini,

terhenyak, terpaku dan membeku laksana bongkahan salju ...


Saturday, August 28, 2010 at 8:46am

0 comments:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites