Setitik Air Yang Terpancar

Tiada yang tahu kapan dia datang,
bersama deburan air terjun digapai samudra,
bersama titik-titik air terpancar,
jatuh berderu dari puncak gunung ...

Terasa dingin yang menusuk.,
tiadalah terasa akan kehadirannya,
terasa hangat dalam genggaman,
gigilpun tak terhiraukan ...

Bagaikan air yang berguguran itu,
terus mengalir tiada henti,
menggugah hati yang terpana,
akan keindahannya, kelembutannya ...

Sandingkan akan ciptaan-Nya,
sungguh ...
sungguh ...
sungguh mewah nuansanya ...

Serang, 3 Maret 2010, 10:55pm

0 comments:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites