Sebutir Cinta

Tiada habis kata untuk menuliskannya,
selalu ada dan tergores dalam lembaran hidup,
seiring tiap detik hembusan nafas,
selalu membayangi setiap deru langkah,

Cinta ...
Ya, cinta akan selalu merangkul,
pahit, getir, panas, tetapi selalu menyejukkan,
membakar dan menerbangkan gelora jiwa,

Bagaikan Bintang ...
yang selalu menemani setiap langkah malam,
menembus relung kegelapan hati,
menjadi titik kemilau sebuah harapan,

Bagaikan Bulan ...
yang memancarkan raga tiada henti,
bermandikan kedamaian dan ketenangan hati,
menjadi teman sepanjang hidup,

Kebeningan ...
bahwa cinta selalu tulus dan bermakna,
membawa kesejukan tatkala meradang,
dan membiarkan ia tetap dengan keanggunannya,

Keindahan ...
bahwa cinta selalu mewarnai keindahan hidup,
walau kadang serasa sekejap,
tetapi tetap menggoreskan arti akan kehadirannya,

Bagaikan Mawar ...
yang membawa keharuman semerbak,
bila tersentuh jiwa walaupun penuh dengan duri,
ia menjadi sebuah bunga taman akan kehadiran,

Bagaikan Permata ...
berkilau memantulkan warna pesona ia berada,
dan tetap selalu penuh pancaran kemewahan,
menjejakkan sebuah ketulusan,

Cinta ...
Ya, cinta memang penuh arti,
walaupun sebutir ia tetap bermakna ...

(Sunday, January 3, 2010 at 11:31pm)

0 comments:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites