Akoe dan Malam Kala Sinar Rembulan Ada

Dalam malam-malamkoe pun akoe selalu bangun,
Dalam sepi akoe termenung menatap rembulan,
Akankah sinarnya selalu menyinari,
Akankah sang malam akan selalu menemani,

Disertai angin yang menyelinap diantara dedauan,
Diantara malam dan rembulan yang tiada henti berlalu,
Setia menghibur hati-hati yang lara karena cinta,
Mendendangkan akan kerinduan akan sebuah cinta,

Malam itu selalu dipenuhi dengan keindahan,
Karena sang renbulan selalu menemaninya,
Dengan sinarnya yang penuh kemilauan,
Bersama akoe yang sedang rindu akan cinta,

Tiada kuasa akan selalu larut menemani malam,
Tiada kuasa waktu pun terus merangkak,
Tiada peduli apa yang telah meratap,
Karena malam dan rembulan pun tiada menetap,

Sebersit sinar kejinggaan akan segera timbul,
Sang rembulan pun malu untuk terus menatap,
Pergi bersama rindukoe,
Menghilang bersama cintakoe,

Esokpun malam dan rembulan akan selalu koe nanti,
Karena rindukoe dan cintakoe akan selalu menemani,
Biarlah hari ini berlalu tiada yang dapat memegang hati,
Merengkuh hatikoe yang selalu merindukan belahan hati,
Karena dalam malam sebelumnya pun perasaan itu hadir,
Menemani relung-relung jiwa yang tiada berjumlah,
Karena arti cinta yang begitu ada tiada bertepi,
Malampun akan selalu hadir tiada meniti akhir,

Kala malam datang dan pergi,
Kala rindu tiada akan terbang bersama angin,
Kala cinta tiada akan pupus bersama rembulan,
Kala itu akan menjadi sebuah bongkah rindu cinta,

Karena …

Esokpun malam dan rembulan akan selalu koe nanti,
Karena rindukoe dan cintakoe akan selalu menemani,
Biarlah hari ini berlalu tiada yang dapat memegang hati,
Merengkuh hatikoe yang selalu merindukan belahan hati,

0 comments:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites