Angin dan Rembulan Malam . . . . . .

Dia datang bersama cintaku
Seperti angin yang datang berhembus
Kemudian pergi entah kemana
Serasa membawa hatiku jua

Tiada yang dapat mencegah
Dan tiada yang dapat menghalangi
Dia datang pada suatu senja
Membawa kedamaian dan harapan

Bersama cinta meniti hidup kelak
Akankah abadi selamanya
Akankah selalu hadir dalam asaku
Hanya detik dalam jantungku yang berbicara

Menatap senja menjadi malam
Seperti membenamkan asaku kepadanya
Kepada angin aku bertanya
Kepada rembulan aku berharap

Angin, sampaikan asaku terhadap cintaku
Rembulan, sinarkan hatiku untuk tetap teguh

0 comments:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites