Buku Perjuangan Rakyat Banten Bagian Selatan Menuju Daerah Otonom

Tujuan pemekaran daerah adalah mulia yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi terkadang dibumbui dengan kepentingan pribadi atau golongan. Akar keinginan memisahkan diri dapat berupa karena agama, gesekan etnis dan budaya, serta ketimpangan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya. Ada juga karena kepentingan politik elit masyarakat yang tidak tersalurkan pada daerah tersebut, sehingga memicu keinginan membentuk daerah lepas dari induknya dan membangun politik kekuasaan sendiri.

Apakah usulan pemekaran di Banten didasari oleh kepentingan-kepentingan tersebut? Apakah kepentingan politik lebih dominan daripada kepentingan masyarakat? Buku ini mencoba memberikan gambaran pertanyaan di atas. Usul pemekaran daerah otonom baru di Banten, yaitu Kabupaten Cibaliung dan Kabupaten Caringin di wilayah Kabupaten Pandeglang, serta Kabupaten Cilangkahan di wilayah Kabupaten Lebak. Buku ini memberikan kronologis perjuangan masyarakat di wilayah Banten bagian Selatan untuk mewujudkan mimpinya sebagai upaya peningkatan kesejahteraannya hingga saat ini.

Disatu sisi, Pemerintah Pusat melakukan moratorium pemekaran daerah, atau penghentian sementara pembentukan daerah otonom baru.

Informasi Buku:
Penulis: Massaputro Delly TP
Penerbit: Mer-C Publishing
Cetakan: Pertama, Oktober 2017
xvi + 152 halaman, 14 x 21 cm
ISBN 978-602-5438-15-8

Dapatkan hanya di Tokopedia dan Bukalapak, klik linknya.

Buku: POLITIK LOKAL @BANTEN: Sebuah Refleksi Demokrasi

Eksistensi partai politik di Banten sangat kental hubungannya dengan kepengaruhan para ulama atau kiyai, para jawara dan pengusaha-pengusaha lokalnya. Tiga pilar ini sudah ada dan tumbuh berkembang di Banten sejak Kesultanan Banten berdiri, masa kolonialisme, hingga Indonesia merdeka. Walaupun secara nasional saat ini partai politik di Indonesia terbagi dua, yaitu dengan faham nasionalis-sekulerisme dan agamis (Islam), pengaruh ulama, jawara, dan pengusaha masih kental dalam tubuh partai politik di Banten.

Selain itu, karakteristik utara dan selatan Banten pun berbeda. Banten Utara dengan masyarakat heterogennya lebih mudah berubah kecenderungan politiknya. Sedangkan Banten Selatan dengan masyarakat homogennya lebih statis pandangan politiknya, bila ada perubahan-perubahan perolehan suara tidak terlalu signifikan.

Beberapa kejadian atau aktifitas politik di Provinsi Banten di enam tahun terakhir, mulai dari Pilgub Banten tahun 2011, Pemilu Legislatif fan Pemilihan Presiden tahun 2014, hingga pelaksanaan Pilkada Serentak pertama kali pada tahun 2015, dan terakhir kali dengan diselenggarakannya Pilgub Banten tahun 2017, telah memberi warna demokrasi dan politik di tanah jawara. Masyarakat secara terus-menerus melakukan aksi politik individunya untuk turut serta menentukan pemimpinnya.

Singkatnya, buku ini menggambarkan refleksi demokrasi di Banten. Penggambaran demokrasi dan perpolitikan di Provinsi Banten ini dipertegas kembali dengan adanya pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia atau disingkat dengan IDI. Semoga kehadiran buku ini menambah khasanah perpolitikan Indonesia, khususnya di Banten.

Judul: POLITIK LOKAL @BANTEN: Sebuah Refleksi Demokrasi
Penerbit: Yayasan Jatidiri Bandung
Cetakan: Pertama, Juli 2017, 234 hlm., 14x21 cm
ISBN: 978-602-61561-9-8
Harga Buku: Rp60.000,-
Pemesanan: Klik Disini via Tokopedia

Buku Menyusuri Tanah Jawara

Kekayaan alam Indonesia sungguh luar biasa, sungguh sangat luar biasa. Disana masih terdapat berbagai hal tersembunyi yang perlu dijelajah, perlu disusur, dan perlu dinikmati. Tidak terkecuali dengan wilayah Pulau Jawa bagian Barat dengan nama Banten, dikenal juga dengan tanah para jawara.

Anda pasti menemukan banyak hal-hal baru bila melakukan perjalanan ke tempat-tempat khusus ini, seperti Pulau Sanghyang dengan menyusuri hutan bakau dengan perahu, keindahan bawah lautnya, dan keramahan masyarakatnya. Taman Nasional Ujung Kulon adalah primadonanya wisata alam di Banten, menghadap Samudera Indonesia menjanjikan kelembutan pasir putihnya, berkemah di area ini sungguhlah pengalaman luar biasa, jauh dari kebisingan dunia dan menyatu dengan alam.

Masih banyak lagi pengalaman lain, rafting di Sungai Ciberang, pendakian Gunung Karang dan Anak Gunung Krakatau, bermain di Curug Putri dan Curug Gendang, beramah tamah dengan masyarakat Baduy dan lain sebagainya.

Buku ini merupakan cerita perjalanan bersama Banten Backpacker, Backpackers Indonesia, United Traveller, Kaskus Traveller, dan Kesbangpol X-Pedition.

Informasi Buku :
Penulis : Massaputro Delly TP.
Penerbit : Mujahid Press Bandung
Cetakan : Pertama, April 2016
vi + 112 halaman, 13 x 19 cm
ISBN 978-979-762-449-1

Dapatkan hanya di TOKOPEDIA

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites